Prediksi – Apakah Bahasa Pemrogrograman Masa Depan?

Kira-kira apa sih bahasa pemrograman yang nantinya akan popular dan worth it banget untuk dipelajari saat ini?

Beberapa bulan yang lalu saya mencoba membuat web dengan menggunakan Django dan Flask. Sebelum itu saya juga pernah mencoba Laravel, tetapi tidak ada yang benar-benar bisa menggantikan nikmatnya membuat dengan CodeIgniter (bagi saya).

Saya sendiri juga sebenarnya sadar, bahwa Laravel benar-benar memberikan saya banyak sekali kemudahan seperti pemanggilan model yang bagus, manajemen database yang tertata. Bahkan framework dengan python seperti Django maupun Flask juga memberikan sangat banyak sekali kemudahan dalam membuat web, tapi saya masih belum bisa move on dari PHP dan CodeIgniter.

Beberapa bulan yang lalu saya sedikit meminta bantuan untuk projek pada kawan saya setelah saya kehabisan cukup banyak projek. Waktu itu dia meminta sedikit kualifikasi saya…. Dan waktu itu juga saya sadar, bahwa CodeIgniter sudah sekarat.

PHP sepertinya sudah tidak dapat diharapkan lagi di masa depan. Masa depan sudah penuh dengan NodeJS dan juga Python sementara saya masih belum bisa move on dari PHP dan CodeIgniter.

Apa yang sudah saya lakukan selama ini?

Pertanyaan tersebut sedikit membuat saya tergugah untuk mempelajari beberapa bahasa dan framework baru, terutama framework yang berhubungan dengan web (tentu saja, karena saya sangat dan sangat menyukai web) untuk membuat beberapa kualifikasi yang sedikit berbeda dari saya yang sebelumnya.

Saya mempelajari machine learning dengan menggunakan sklearn, natural language processing dengan NLTK dan data science dengan menggunakan panda. Pencarian jurnal untuk memperkaya portfolio dengan ide projek dari penelitian orang lain dan… sebagainya.

Akhirnya…. Saya hanya bisa mendapatkan berbagai macam kesenangan sementara setelah keberhasilan-keberhasilan kecil tersebut, tanpa ada tindak lanjut setelah mencapai kerberhasilan kecil tersebut.

Saya telah mempelajari banyak bidang, mengerjakan cukup banyak projek yang kemungkinan besar juga tidak berhubungan dengan bidang saya, tetapi itu semua hanya dalam permukaan saja.

Saya mengerti dasar dari NLP, mengerti beberapa tentang Machine Learning, Full Stack, tetapi semua itu hanya di permukaan saja.

Pikiran saya serasa lelah jika harus bolak-balik membaca dokumentasi yang menyebalkan dan memikirkan alur program yang cukup mendalam karena saya masih belum begitu expert dalam bidang tersebut.

Terbersit dalam pikiran saya, bahwa saya harus mendalami satu saja. Tidak akan cukup waktu untuk saya mendalami semua bagian tersebut secara mendalam. Akhirnya saya putuskan untuk mendalami beberapa bahasa pemrograman dan framework saja.

Tapi, yang mana?

Akhirnya saya melakukan beberapa penelitian untuk yang satu ini (yaelah, mau mikir tentang apa yang harus dipelajarin aja pake penelitian juga)

Yah… Kan saya tertarik dengan data science toh, jadi kalo tanpa data, semua keputusan yang dibuat kayaknya kurang akurat sehingga saya membutuhkan data.

Oke, kali ini saya akan membagikan tentang sebuah penelitian dan portfolio dari seseorang yang diposkan oleh Toward Data Science. Web ini di buat dengan medium dan biasanya membagikan banyak artikel tentang portfolio orang yang cukup menarik dalam bidang data science.

Seni melakukan prediksi yang paling tua dan mungkin cukup akurat juga adalah dengan menggunakan regresi. Regresi bisa di gunakan bahkan dalam program setingkat excel, tetapi untuk kali ini kita akan melakukan regresi dengan algoritma yang berbeda.

Perhatikan data dibawah ini.

Data diatas adalah data pertanyaan tentang bahasa pemrograman di StackOverflow.

Bagi yang belum tau, StackOverflow adalah sebuah forum terbesar untuk diskusi antar programmer sehingga ini merupakan data yang cukup representative untuk menggambarkan bagaimana keadaan bahasa pemrograman yang ada di dunia ini.

Dalam data itu tertulis tag (biasanya ditag sesuai dengan bahasa pemrograman) dan jumlah pertanyaan serta perbandingan (fraction) pertanyaan tersebut dibandingkan dengan pertanyaan selama setahun.

Semakin banyak pertanyaan yang diajukan tentang sebuah bahasa pemrograman, semakin popular juga bahasa tersebut. So, dari data diatas bisa kita buat menjadi sebuah diagram garis seperti dibawah ini.

Oke, dari grafik diatas bisa dilihat bahwa python mendapatkan kenaikan yang cukup mengesankan.

Berdasarkan grafik diatas, kita bisa melakukan sebuah regresi dengan algoritma tertentu, kalo tidak salah nama algoritmanya adalah ARIMA (bukan arima kousei loh ya). Sehingga hasil dari prediksi adalah sebagai berikut.

Wow…. Mengesankan bukan?

So, dari sini bisa saya simpulkan bahwa kemungkinan besar, selama kira-kira lima tahun kedepan, masih akan worth untuk mempelajari tentang python.

Meskipun data seperti ini hanya berlaku jika tidak ada saingan bahasa pemrograman baru, hanya saja bagi kalian programmer pemula dan ingin terjun ke dunia programming, mungkin lebih baik untuk belajar python di awal.

Siapkah kalian menjadi programmer masa depan?

Prediksi – Apakah Bahasa Pemrogrograman Masa Depan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
www.000webhost.com