Behind the Flow – Apa sih rahasia flow state?

Kemaren saya sudah sedikit menjelaskan tentang apa sih flow/zone itu, dan kenapa juga maen game terasa sangat mengasyikkan dengan flow/zone.

Sekarang apakah kalian siap untuk memasuki tahap zone seperti Kagami maupun Kiseki no Sedai?

Oke, akan saya bagikan sedikit tipsnya. Tips ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul Flow…. Blablablabla… Saya gak hafal apa terusannya.

Tujuan

Pertama kali yang harus kalian perhatikan sebelum memasuki flow adalah, tujuan dari aktivitas. Ini sangat penting sekali, karena aktivitas yang tanpa tujuan yang kuat hanya akan menambah sebuah kebosanan.

Pikirkan tentang tujuan Aomine untuk memasukkan bola kedalam ring, atau tujuan kalian push rank di Mobile Legend.

Bukankah itu lebih mengasyikkan daripada harus membersihkan kamar tanpa ada tujuan apapun? Lain lagi sih kalo kalian membersihkan kamar karena… Ada inspeksi dadakan mungkin.

Kebanyakan dari kita merasa bosan sekali untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari karena seolah-olah tidak ada tujuan yang sangat berarti untuk dicapai. Belajar matematika berakhir pusing karena tujuan yang kalian patok hal untuk lulus ujian saja.

See? Tujuan sangat diperlukan untuk membuat sebuah aktivitas yang membosankan menjadi sesuatu yang mengasyikkan.

Jika kalian semua sudah bisa mengenali tujuan kalian melakukan aktivitas sekecil apapun, kalian bisa pasti akan bisa menikmati aktivitas kalian tersebut, meskipun itu cuma aktivitas yang… bisa dibilang gak jelas sih.

Contohnya, kalian bisa membaca buku sambil…. Mencoba untuk menceritakannya kembali, atau mungkin mempraktekkan sebuah simulasi untuk melipat baju secara cepat.

Feedback

Selain aktivitas harus mempunyai tujuan, dia juga harus memiliki feedback yang cepat.

Contoh paling sederhana adalah menunggu download kelar. Itu pekerjaan yang sangat membosankan, tapi itu semua terbayar dengan adanya sebuah bar yang menunjukkan seberapa kelar download tersebut.

Waktu mulai berjalan cepat sementara kita memperhatikan bar tersebut berjalan sedikit demi sedikit.

Bandingkan dengan download yang tanpa ada bar, tanpa ada persen yang menunjukkan bahwa download akan segera selesai? Kemungkinan besar waktu berjalan melambat, bahkan tangan kalian akan selalu tergoda untuk menekan tombol cancel kapan saja.

Contoh diatas sudah menggambarkan bukan, bagaimana sebuah feedback yang sederhana pun bisa mengakibatkan aktivitas yang begitu membosankan seperti menunggu download menjadi lebih asyik dan waktu kemudia berjalan cepat.

Sama saja saat kita sedang menyelesaikan misi dalam game. Jika kita diberi tahu progress misi tersebut sampai mana, kita pasti tak akan merasakan waktu yang ada.

Hal ini menunjukkan bahwa selain sebuah aktivitas harus memilik tujuan, juga harus ada feedback saat kita melakukannya.

Kenapa belajar terasa membosankan? Karena kita tidak mendapatkan feedback dari aktivitas kita meskipun kita sudah menetapkan tujuan dari aktivitas tersebut.

Apa kira-kira feedback yang baik untuk belajar biar bisa merangsang otak kita untuk masuk kedalam flow?

Banyak sih, hanya saja jika dalam masalah saya, saya suka dengan pemrograman, makanya saya mencoba untuk belajar pemrograman dengan menggunakan sesuatu yang bisa saya lihat hasilnya.

Seperti belajar membuat program untuk tracking google keyword, mencoba membuat web untuk tracking buku, dan mencoba menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan computer.

Terdengar sederhana, tetapi begitu apa yang saya pikirkan mendapatkan feedback bagus dari computer saya, maka BUM…. Otak saya sangat senang sekali dan saking senangnya waktu untuk belajar itu pun terbayar oleh kesenangan tersebut.

So, apa yang bisa kalian bikin feedback untuk belajar?

Misalkan kalian harus bisa mengerjakan soal dengan benar baru bisa membuka kunci hape dll.

Tantangan

Dua hal diatas merupakan hal yang paling penting dalam menuju ke tahap flow, tetapi pastinya aka nada banyak hal yang harus dilewati sebelum memasuki tahap itu.

Kagami dan Aomine juga harus capek dan tertekan terlebih dahulu sebelum bisa masuk kedalam flow secara penuh kan?

Sama juga dengan kita, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam masuk kedalam flow. Salah satunya adalah tantangan.

Tantangan yang ada harus sesuai dengan kemampuan kita.

Kenapa? Bayangkan saja, anda berjanji pada diri anda untuk menyelesaikan soal kalkulus sebelum anda bisa membuka hape anda sebagai feedback bahwa anda bisa belajar dengan tenang, tetapi anda masih kelas 2 SMP.

Untuk apa tantangan kalkulus pada kelas 2 SMP? Boro-boro SMP, mahasiswa aja masih mumet dengan kalkulus.

Apa yang terjadi jika anda menetapkan tantangan yang terlalu tinggi tersebut?

Frustrasi tentu saja. Bukankah kalian juga pernah merasa frustrasi saat kalian memainkan sebuah permainan dengan mode brutal? Padahal skill kalian masih easy.

Itu tindakan bodoh memang, tetapi dengan waktu yang sangat sangat dan sangat lama itu bisa dilampaui. Hanya saja belajar dan maen game tentu saja berbeda keasyikannya, dan saya yakin kalian tidak akan memilih belajar hanya untuk frustrasi.

Jika tantangan yang ada dibawah skill kalian, maka kalian pasti akan merasa bosan, tidak tertantang, dan pastinya tidak akan melampaui batas kalian.

Sama seperti Aomine yang baru bisa masuk zone saat berhadapan dengan Kagami.

Intinya, saat ingin memasuki flow, maka sesuaikan tantangan tersebut dengan skill kalian.

Fokus

Selain beberapa pernyataan diatas, kita juga perlu focus untuk bisa memasuki state flow.

Kita tidak bisa langsung begitu saja berubah menjadi flow hanya dalam beberapa detik saja. Bahkan avatar sekalipun tidak bisa begitu saja memasuki dunia avatar, harus meditasi terlebih dahulu.

Ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa manusia perlu waktu sekitar 17 menit untuk bisa memasuki flow dan itu bisa terganggu hanya dengan satu detik pengalih perhatian.

Maka dari itu, jika kalian ingin segera menikmati apa yang disebut dengan flow, maka matikan notifikasi sementara, buat sebuah timeline dan kemudian fokuslah pada apa yang akan kalian kerjakan kali ini.

Kesimpulan

Flow adalah state psikologis yang bisa membuat kalian lebih produktif dan senang dalam waktu bersamaan.

Ini tentunya merupakan state yang sangat berguna dan jika kalian berhasil menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, kemungkinan besar kalian bisa menjadi seorang individu dengan produktivitas yang sangat mengagumkan.

Tapi sebenernya apa sih fungsi dan manfaat dari flow? Saya akan bahas lagi di artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
www.000webhost.com